Sepertinya memang benar ungkapan 'makin dewasa, maka semakin sedikit teman yang kamu miliki'. Aku percaya ungkapan itu, aku merasa aku dulu punya banyak sekali teman dari yang awalnya hanya teman biasa, berubah menjadi teman dekat, lalu berubah menjadi sahabat. Tapi seiring berjalannya waktu, semua itu berbalik. Dari yang tadinya sahabat kini menjadi teman dekat, lalu berubah menjadi teman biasa.
Aku sering melihat storygram teman-teman ku. Mereka bisa tertawa, bersenang-senang, tetapi mengapa aku tidak bisa? Jujur aku ingin melakukan itu, tertawa bersama para sahabat, yulis, pipah, ayu, roji, ncek, ainul, botem, naupal, sahlan, obet, dan masih banyak lagi. Aku rindu kalian. Aku kesepian. Aku ingin kita berkumpul seperti teman yang lain, memiliki waktu luang untuk bertukar cerita.
Bukan, maksud aku bukan aku yang gak tau terima kasih, aku memiliki keluarga yang ku sayangi, dan aku perjuangkan. Tapi saat ini aku butuh kalian, ini terdengar cheesy. Aku gak mau liat keluarga ku sedih. Maka dari itu aku butuh kalian, bukan kah peran teman sebagai tempat bertukar cerita di saat apapun?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar